Sinergitas Pelaksanaan Pogram Inovasi Desa Tahun 2019 (Rakoor II PID)

Sinergitas Pelaksanaan Pogram Inovasi Desa Tahun 2019 (Rakoor II PID)

DPMD Banten - Program Inovasi Desa (PID) digagas dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia termasuk pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa.

 

Pelaksanaan Program Inovasi Desa tahun 2019 di Provinsi Banten telah diawali dengan disepakatinya perjanjian kerjasama antara DPMD Provinsi Banten dengan Dinas PMD di 4 kabupaten dan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama antara Pejabat Pembuat Komitmen P3MD Provinsi Banten dengan Tim Inovasi Kabupaten (TIK) di 4 kabupaten, dan perjanjian kerjasama antara Pejabat Pembuat Komitmen dengan 118 Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) se-Provinsi Banten.

 

 

Memperhatikan pentingnya target pelaksanaan PID berkenaan dengan upaya meningkatkan kapasitas desa dalam mengembangkan pembangunan desa yang  berkualitas, maka pada tanggal 8 s.d 11 juli 2019 bertempat di hotel Istana Nelayan, Jatiuwung Tangerang dilaksanakanlah rapat koordinasi (rakoor) provinsi yang kedua kalinya pada Program Inovasi Desa tahun 2019.

 

 

Pelaksanaan rakoor ini merupakan bagian dari upaya peningkatan koordinasi pembinaan dan pengendalian pelaksanaan seluruh tahapan kegiatan program-program dalam lingkup PPMD, serta penyebarluasan informasi mengenai program dan capaian hasil pelaksanaannya kepada para pihak pemangku kepentingan termasuk para pelaku program, yakni tim inovasi kabupaten, para camat, dan tim pelaksana inovasi desa sebagai kelompok masyarakat yang menerima alokasi bantuan pemerintah untuk pelaksanaan Program Inovasi Desa tahun 2019 ini. 

 

Dalam sambutannya, Plt DPMD Dr. Dra Enong Suhaeti, M. Si kepada peserta menjelaskan bahwa Program Inovasi Desa yang kita laksanakan harus mampu menjawab kebutuhan desa-desa terhadap layanan teknis yang berkualitas dan menjadi stimulus munculnya inovasi dalam praktik pembangunan serta solusi inovatif untuk menggunakan dana desa secara efisien dan efektif. karena kegiatan program inovasi desa bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan banyak referensi dan inovasi pembangunan desa dalam rangka mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan, serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan.

 

Peserta berjumlah 162 orang terdiri dari unsur provinsi, kabupaten yang berasal dari Tim Inovasi Kabupaten, peserta camat sebanyak 46 orang dan TPID 46 orang, dan unsur KPW 6 orang. Narasumber pada kesempatan tersebut diantaranya dari Ditjen PPMD, Konsultan Nasional Program Inovasi Desa dan BPKP perwakilan Provinsi Banten.

 

Kita berharap juga setelah rapat koordinasi ini, dapat dilakukan langkah-langkah percepatan dengan memperhatikan tahapan-tahapan Program Inovasi Desa tahun 2019. selain itu juga penting bagi kita selaku pelaku sentral program mengawal pelaksanaan replikasi sesuai dengan komitemen desa sebagai tindaklanjut dari hasil-hasil kegiatan program inovasi desa di tahun yang lalu (2018).