Rapat Koordinasi Program Inovasi Desa Provinsi Banten Tahun 2019


DPMD Banten - Program inovasi desa (PID) yang digagas dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia termasuk pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa.

Program dimaksud selaras dengan misi ke 5 pembangunan daerah provinsi banten 2017-2022, yaitu Meningkatkan Kualitas Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi.  mengingat 3 (tiga) aspek garapan program inovasi desa yang meliputi :

 

1. Inovasi dalam rangka pemenuhan dan peningkatan kualitas infratruktur desa, khususnya yang secara langsung berpengaruh  terhadap perkembangan perekonomian desa, dan yang memiliki dampak menguat-rekatkan kohesi sosial masyarakat perdesaan;

2. Peningkatan sumberdaya manusia (psdm), diharapkan terjadi dalam jangka pendek maupun dampak signifikan dalam jangka panjang melalui investasi di bidang pendidikan dan kesehatan dasar; dan

3. Pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan terutama dalam peningkatan kualitas produk unggulan desa (prudes) dan produk unggulan kawasan perdesaan (prukades) baik yang melalui usaha yang diprakarsai oleh desa, seperti Badan Usaha Milik Desa maupun oleh masyarakat desa (wiradesa) untuk pemerataan pembangunan ekonomi di desa.

 

Program Inovasi Desa (PID) sendiri merupakan bagian dari keseluruhan program yang dilaksanakan oleh Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia, maka pelaksanaan rakor PID provinsi ini mencakup didalamnya adalah program-program dalam lingkup besar Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) yaitu program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), program Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) dan program Pengembangan Sumberdaya Manusia (PSDM). 

Guna membangun pemahaman yang utuh tentang pelaksanaan rakor PID provinsi, sekaligus sebagai penjabaran teknis dari keputusan direktur jenderal PPMD nomor 01 tahun 2019 maka DPMD Provinsi Banten melaksanakan rapat koordinasi Program Inovasi Desa tahun anggaran 2019 pada tanggal 20 s.d. 23 maret 2019 bertempat di hotel Marbella Anyer, Serang dengan jumlah peserta berjumlah 162 orang terdiri dari unsur Provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, KPW, Tenaga Ahli di tingkat kabupaten dan perwakilan PD-PLD.

Plt DPMD, Enong Suhaeti mengatakan di era indrustrial 4.0 ini, diharapkan desa juga sudah dapat dikenalkan untuk memanfaatkan teknologi digital, tidak hanya pada pengelolaan keuangan desa saja dengan adanya siskudes, tetapi juga pada aspek pemasaran produk unggulan desa yang mulai dikenalkan dengan e-marketplace dengan memanfaatkan unicorn anak negeri kita seperti bukalapak, tokopedia atau startup e-commerce lainnya, pengelolaan ternak ikan dengan e-fishery, pengelolaan bumdes dengan e-bumdes, pengembangan wiradesa dengan mengakses fintech, dan masih banyak lagi. 

Melalui rakor PID provinsi, diharapkan menjadi media pembelajaran dan peningkatan kapasitas bagi pelaku-pelaku program lingkup PPMD mengenai konsep, prinsip,  prosedur, tahapan pelaksanaan program dan kebijakan-kebijakan terbaru terkait pendampingan implementasi UU Desa. Dengan demikian upaya pelembagaan dan pengorganisasian pendampingan implementasi UU Desa dalam masyarakat dan sistem pemerintahan dapat berjalan optimal.    


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan